ANALISIS FORENSIK DIGITAL KASUS PENYEBARAN PORNOGRAFI PADA APLIKASI TELEGRAM MENGGUNAKAN METODE NATIONAL INSTITUTE OF STANDARDS AND TECHNOLOGY (NIST)
Keywords:
Forensik digital Telegram NIST Bukti digital Ekstraksi dataAbstract
Penyebaran konten pornografi melalui Telegram memerlukan pemeriksaan forensik digital yang sistematis agar artefak yang relevan dapat diperoleh dan dijaga integritasnya. Penelitian ini menerapkan tahapan National Institute of Standards and Technology (NIST) pada skenario komunikasi simulatif menggunakan perangkat Android Samsung J3-G20G yang telah melalui proses root, serta membandingkan hasil MOBILedit Forensic dan Oxygen Forensic. Tahap penelitian mencakup collection, examination, analysis, dan reporting. Keluaran kedua alat diperiksa menurut sepuluh kategori artefak umum dan tujuh kategori yang relevan dengan skenario kasus. Pada tujuh kategori kasus, masing-masing alat menemukan empat kategori (57,1%), yaitu kontak, video, gambar, dan pesan terhapus; konten pesan, audio, dan dokumen tidak ditemukan. Pada cakupan seluruh perangkat, Oxygen Forensic mendeteksi sembilan dari sepuluh kategori dan MOBILedit Forensic tujuh kategori, sehingga hasil ini tidak boleh disamakan dengan tingkat temuan kasus. Skripsi sumber melaporkan nilai hash MD5 dan SHA-1 yang sama sebelum dan sesudah analisis untuk tiap citra akuisisi. Temuan memperlihatkan manfaat alur kerja terstruktur dan penggunaan dua alat yang saling melengkapi, dengan batasan satu perangkat dan satu skenario simulasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadhil Al Fikri, Novi Safriadi, Haried Novriando

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




