Perancangan Ulang Museum Negeri Sumatera Utara dengan Pendekatan Arsitektur Tropis

Authors

  • Hanifah Amalia Sausan Universitas Sumatera Utara
  • Morida Siagian Universitas Sumatera Utara

Keywords:

Arsitektur Tropis, Museum Negeri Sumatera Utara, Ventilasi Alami, Pencahayaan Alami, Ruang Terbuka Hijau

Abstract

Indonesia sebagai Negara beriklim tropis menghadapi tantangan panas, kelembapak tinggi, dan intensitas radiasi matahari yang kuat, sehingga diperlukan pendekatan desain arsitektur yang dapat merespon kondisi iklim tersebutsecara adaptif dan efisien. Arsitektur tropis hadir sebagai strategi desain yang mengintegrasikan kenyamanan termal, penghematan energy, serta keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan elemn pasif bangunan. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan prinsip arsitektur tropis pada Museum Negeri Sumatera Utara, dengan focus pada pengoptimalan ventilasi alami serta integrasi ruang terbukahijau sebagai elemen pengatur iklim mikro. Pendekatan penelitian menggunakan metode  kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, dokumentasi visual, serta telaah literature yang berkaitan dengan arsitektur tropis dan studi museum beriklim tropis melalui pengaturan bukaan sebagai ventilasi silang, pemanfaatan cahaya matahari sebagai daylighting serta penguatan ruang terbuka hijau dengan vegetasi sebagai peneduh dan buffer termal.

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Sausan, H. A., & Siagian , M. (2026). Perancangan Ulang Museum Negeri Sumatera Utara dengan Pendekatan Arsitektur Tropis. Scientica: Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi, 4(5), 1–9. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/scientica/article/view/735