Revitalisasi Desa Wisata Bukit Lawang

Authors

  • Gregorius M. Siboro Universitas Sumatera Utara

Keywords:

Desa Wisata, Bukit Lawang, Revitalisasi, Eco-Culture, Arsitektur Berkelanjutan, Taman Nasional Gunung Leuser.

Abstract

Bukit Lawang merupakan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang menjadi bagian dari kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan pusat rehabilitasi orangutan Sumatera. Meskipun memiliki daya tarik alam yang kuat, kawasan ini mengalami penurunan pengunjung yang signifikan akibat pandemi Covid-19 serta menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah dan infrastruktur yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi revitalisasi Desa Wisata Bukit Lawang dengan pendekatan Eco-Culture dan arsitektur berkelanjutan guna menghidupkan kembali potensi wisata setempat. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi fenomenologi, dan survei lapangan yang melibatkan pengelola, masyarakat, serta wisatawan. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai potensi wisata alam seperti trekking, pengamatan orangutan, dan wisata sungai, serta peran penting Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dalam pengelolaan lokal. Strategi revitalisasi yang diusulkan mencakup pembangunan fasilitas komunitas, perbaikan sistem pengelolaan sampah, serta penerapan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda dan becak motor listrik untuk mendukung pariwisata yang berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-12-08

How to Cite

Siboro, G. M. (2025). Revitalisasi Desa Wisata Bukit Lawang. Scientica: Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi, 3(7), 197–215. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/scientica/article/view/68