Perancangan Gedung Pertunjukan Orkestra dengan Pendekatan Arsitektur Metafora di Sumatera Utara
Keywords:
Sumatera Utara, akustik, orkestra, arsitektur metafora.Abstract
Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya dan potensi seni yang besar, namun belum didukung oleh fasilitas pertunjukan yang memadai untuk mewadahi ekspresi musikal, khususnya orkestra. Keterbatasan ruang pertunjukan ini berdampak pada terhambatnya perkembangan musik klasik dan kontemporer di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan merancang gedung pertunjukan orkestra dengan pendekatan arsitektur metafora yang mampu memenuhi kebutuhan akustik dan fungsi ruang sekaligus merepresentasikan identitas lokal. Pendekatan metafora diwujudkan melalui penerapan elemen-elemen musikal seperti nada, ritme, tempo, dan dinamika sebagai dasar pembentukan massa dan tata ruang bangunan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, observasi tapak, serta analisis studi kasus gedung pertunjukan berstandar internasional. Hasil studi ini menjadi dasar perumusan konsep desain yang menekankan fleksibilitas fungsi, kualitas akustik yang optimal, serta pengalaman ruang yang imersif. Rancangan gedung pertunjukan orkestra ini diharapkan dapat menjadi landmark budaya Sumatera Utara dan mendukung pengembangan ekosistem musik orkestra secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ester Suryani Zalukhu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




