BANGUNAN PUSAT SENI PERTUNJUKAN SEBAGAI IKON KOTA
Keywords:
arsitektur ikonik, pusat seni pertunjukan, identitas kota, simbolisme budaya, desain arsitektur.Abstract
Arsitektur ikonik merupakan elemen penting dalam membentuk identitas kota karena memiliki kontribusi terhadap nilai budaya, sejarah, dan ekonomi suatu kawasan. Artikel ini membahas konsep bangunan ikonik dengan fokus pada pusat seni pertunjukan sebagai landmark perkotaan. Kajian ini mengkaji bagaimana desain arsitektur, simbolisme, dan penempatan lokasi yang strategis berkontribusi terhadap pengenalan serta pengaruh sebuah bangunan dalam lanskap kota. Melalui studi literatur dan telaah beberapa bangunan ikonik dunia, penelitian ini mengidentifikasi karakteristik utama yang membentuk sebuah ikon arsitektur, meliputi skala bangunan, keunikan bentuk, relevansi budaya, dan keberlanjutan eksistensinya. Selanjutnya, prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam perancangan Pusat Seni Pertunjukan di Kota Medan. Desain bangunan menggunakan pendekatan metafora-fungsional dengan mengambil inspirasi dari kain ulos sebagai salah satu identitas budaya Batak, sehingga menghasilkan bentuk arsitektur yang unik sekaligus kontekstual terhadap lingkungan setempat. Selain itu, aspek pemilihan lokasi, material bangunan, dan organisasi ruang dianalisis untuk memastikan bangunan mampu menjadi ikon kota yang mudah dikenali dan memiliki keberlanjutan dalam jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agar sebuah pusat seni pertunjukan dapat menjadi bangunan ikonik, bangunan tersebut harus memiliki karakter arsitektur yang khas, merepresentasikan identitas budaya lokal, serta terintegrasi dengan sistem perkotaan. Perancangan ini menunjukkan pentingnya strategi desain yang matang dalam menciptakan arsitektur yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas publik, tetapi juga sebagai landmark budaya yang merepresentasikan identitas kota.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jocelyn Arivia, Salmina Wati Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




