PENGEMBANGAN JOBSHEET PADA MATA PELAJARAN DASAR DASAR KETENAGALISTRIKAN PADA JURUSAN TEKNIK PENDINGIN TATA UDARA SEBAGAI FASILITAS BELAJAR KELAS X DI SMK NEGERI 1 LAMONGAN
Keywords:
Jobsheet, Pengetahuan, KeahlianAbstract
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupapakn suatu lembaga pendidikan secara khusus yang dirancang untuk mencetak lulusan pendidikan yang dapat bersaing dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai dengan bidangnya masing-masing guna untuk memajukan sumber daya manusia. Menurut (Hamlik, 2014) menjelaskan bahawa pada pelaksanaan dalam kegiatan belajar mengajar, kesenjangan antara hasil pendidikan kejuruan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat terlihat dari tingkat pengetahuan dan penguasaan keterampilan lulusan SMK yang masih belum seadan dengan tuntutan industri atau pada dunia kerja. Melihat kenyataan pada saat ini,bahwa SMK tidak akan leas dengan kegiatan belajar praktikum, namun juga tidak dapat meninggakkan kegiatan belajar teori sesuia bidangnya proses pembelajaran akan menjadi sangat penting karena daat membantu dalam pencapai nilai kompetisi. Menurut (Amri dan ahmadi,2010) menyatakan bahwa salah satu yang dapat membantu untuk proses pembelajaran adalah menggunakan bahan ajar yang sasarannya tepat pada peserta didik agar siswa dapat memahami materi atau teori dengan mandiri dan pemilihan bahan ajar juga menjadi sangat penting bagi siswa. Pengembangan jobsheet sendiri menurut beberapa peneliti sebelumnya berdampak baik untuk siswa. Pengembangan jobsheet yang memperoleh validasi ashli sebesar 95,5% sehingga secara teoritis jobsheet tersebut dapat dikatakan sangat layak (Devi, et al, 2017). Adapun secara empirik jobsheet tersebut meningkatkan kompetensi siswa. Salah satu aspek yang paling dominan dalam proses pembelajaran adalah keberadaan jobsheet, karena jobsheet dipakai untuk pemandu atau pegangan siswa dalam mempelajari dan menguasai kompetensi praktik pasangan batu bata yang diajarkan oleh guru. Jobsheet berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan pembelajaran praktik, dan lembaran kerja juga dilengkapi dengan lembar evaluasi hasil kerja siswa. Anang Prasetyo (2015) dalam penelitiannya yang berjudul “Pengembangan JobSheet Teknik Kerja Bengkel Elektronika Sebagai Media Pembelajaran Praktik Siswa Kelas X Di Smk Negeri 2 Wonosari, Gunungkidul” merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. berdasarkan hasil penilaian ahli media meliputi aspek tampilan, kemudahan penggunaan, konsistensi, format, dan kelgrafikan mencapai nilai rata-rata 87,5 dengan prosentase 87,5% (sangat layak). Berdasarkan hasil penilaian ahli materi yang mencakup aspek kelayakan isi, aspek kebahasaan, aspek sajian, aspek manfaat mencapai nilai rata-rata 99,5dengan prosentase 80% (layak). Berdasarkan respon siswa memperoleh nilai rata-rata 107,16 dengan prosentase 86% (sangat baik). Penelitian ini diawali dari munculnya masalah pada proses praktik pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Pendingin dan Tata Udara (TPTU) di SMK Negeri 1 Lamongan khususnya pada mata pelajaran Sistem Refrigerasi, yang mana sistem refrigrasi ini mempelajari tentang prinsip dasar pendinginan, kompresor, kondensor, evaporator dan pengisian cairan pendingin (refrigerant). Proses praktik dengan menggunakan jobsheet pada pelajaran sistem refrigrasi dinilai kurang maksimal oleh peneliti dikarenakan hasil praktik peserta didik terlihat kurang meyakinkan atau terkesan asal jadi. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkan pengembangan media jobsheet yang dapat memberikan efisiensi dan efektivitas yang baik. Hasil dari perhitungan rata-rata rating keseluruhan perangkat pembelajaran menunjukkan persentase 78,52%. Persentase ini menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan jobsheet layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar di kelas x jurusan TPTU SMK Negeri 1 Lamongan. Hasil dari perhitungan rata-rata rating jobsheet menunjukkan persentase 71,6%. Persentase ini menunjukkan bahwa jobsheet dikategorikan layak untuk digunakan dalam pembelajaran praktik kerja batu di kelas x jurusan TPTU di SMK Negeri 1 Lamongan. Hasil dari perhitungan rata-rata rating keterlaksanaan perangkat pembelajaran yang dilakukan selama 2 kali pertemuan menunjukkan persentase 59,7%. Persentase ini menunjukkan kategori cukup saat dilaksanakan dalam proses pembelajaran praktik di kelas x jurusan TPTU di SMK Negeri 1 Lamongan. Hasil dari perhitungan rata-rata rating angket respon siswa yaitu 78,52% dikategorikan layak. Maka dapat disimpulkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan jobsheet baik. Hasil dari perhitungan hasil belajar siswa kelas x jurusan TPTU SMK Negeri 1 Lamongan dengan melakukan tes pemahaman praktik yaitu menunjukkan prosentase 78.4%. Prosentase ini dikategorikan baik untuk hasil belajar siswa karena nilai tersebut sudah masuk dalam ukuranpenilaian kualitatif 61-80 dengan pernyataan kuantitatif yang dinyatakan baik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rama Sulthon Auliya’ Alamsyah, Fendi Achmad, Muhamad Syariffuddien Zuhrie, Ali Nur Fathoni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




