PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA DI KABUPATEN NIAS SELATAN
Keywords:
Terminal Penumpang, Bandar Udara, Neo VernakularAbstract
Terminal penumpang bandar udara merupakan komponen utama infrastruktur transportasi udara yang berfungsi sebagai simpul penting penghubung moda darat dan udara, sekaligus berperan strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi wilayah. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan konsep terminal penumpang bandar udara yang tidak hanya memenuhi standar kenyamanan, keamanan, dan efisiensi operasional, tetapi juga mampu mempresentasikan identitas budaya serta karakteristik arsitektur lokal melalui pendekatan Neo Vernakular. Pendekatan yang digunakan adalah metode perancangan arsitektur dengan tahapan pengumpulan data kontekstual wilayah, analisis elemen vernakular lokal, sintesis antara nilai tradisional dan kebutuhan fungsional modern, serta pengembangan konsep desain berbasis prinsip Neo Vernakular. Hasil perancangan menunjukan bahwa penerapan pendekatan Neo Vernakular berhasil mengintegrasikan bentuk, material, dan pola ruang lokal ke dalam bangunan terminal modern segingga tercipta fasilitas yang fungsional sekaligus memiliki identitas kuat dan sense of the place yang khas. Perancangan terminal penumpanag bandar udara ini diharapkan dapat menjadi model referensi bagi pengembangan bandar udara di Indonesia yang lebih peka terhadap kontek budaya lokal, memperkaya wacana arsitektur Neo Vernakular pada infrastruktur publik skala besar, memperkuat citra wilayah sebagai destinasi yang memiliki identitas autentik, serta mendukung keberlanjutan wilayah dan ekonomi daerah melalui desain yang harmonis antara tradisi dan modernitas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aswan Julpiter Putra Zamili, Vinky Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




