Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Berdasarkan Analisis Distribusi

Authors

  • Chevin Rendhiantoro Joko Universitas Negeri Surabaya
  • Tri Wrahatnolo Universitas Negeri Surabaya
  • Subuh Isnur Haryudo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang andal di wilayah pegunungan menjadi tantangan dalam mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan. Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, memiliki potensi energi angin yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan menjadi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Permasalahan pada lokasi penelitian adalah gangguan kestabilan pasokan listrik akibat kondisi geografis dan cuaca yang berubah-ubah. Selain itu, kondisi ketinggian wilayah memengaruhi kerapatan udara sehingga berpengaruh terhadap proses konversi energi angin menjadi energi listrik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis teknis melalui pemodelann matematis sistem PLTB. Data kecepatan angin periode 2019-2023 dianalisis menggunakan distribusi Weibull sebagai dasar perancangan turbin VAWT dan generator PMSG. Hasil penelitian menunjukkan parameter skala Weibull sebesar 3,49 m/s dengan massa jenis udara 0,966 kg/m3 menghasilkan daya aktif sistem sebesar 1108,8 Watt pada konfigurasi 10 unit turbin. Setelah dikonversi ke daya semu, sistem menghasilkan 1386 VA dan secara teoritis mampu melayani sekitar 3 rumah tangga dengan kategori daya 450 VA.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Rendhiantoro Joko, C., Wrahatnolo, T., & Isnur Haryudo, S. (2026). Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Berdasarkan Analisis Distribusi . Scientica: Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi, 4(2), 373–385 . Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/scientica/article/view/448