KAJIAN TEORI: PERANCANGAN ELDERLY HOUSE DENGAN PENDEKATAN ARISTEKTUR PERILAKU

Authors

  • Nurlisa Ginting Universitas Sumatera Utara
  • Agnes Brigita Silalahi Universitas Sumatera Utara

Keywords:

Elderly house, lansia, arsitektur perilaku

Abstract

Elderly house menjadi salah satu fasilitas social yang diperuntukkan bagi para lansia, khususnya lansia yang hidup sendiri tanpa di dampingi keluarga. Bangunan elderly house yang mengintegrasikan pendekatan arsitektur perilaku dengan focus pada bagaimana lingkungan fisik data mempengaruhi interaksi social, kesejahteraan, dan kualitas hidup penghuni. Melalui analisis studi literatur dan studi kasus, penelitian ini dapat mengidentifikasi elemen-elemen desain, seperti aksesibilitas, pencahayaan alami, dan ruang social yang berkontribusi pada pengembangan komunitas yang inklusif. Setelah melakukan studi literatur dan studi kasus ditemukan bahwa lingkungan yang diciptakan dengan mempertimbangkan perilaku pengguna yang dapat meningkatkan rasa aman, mendorong interaksi social, dan mendukung kemandirian.  Oleh karena itu, elderly dapat menjadi fasilitas social yang dapat mendukung kehidupan lansia dengan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memperkaya kehidupan social dan emosional penghuni.

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Ginting, N., & Silalahi , A. B. (2026). KAJIAN TEORI: PERANCANGAN ELDERLY HOUSE DENGAN PENDEKATAN ARISTEKTUR PERILAKU. Scientica: Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi, 4(2), 53–60. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/scientica/article/view/377