PENERAPAN PRINSIP RUMAH KAKI SERIBU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR VERNAKULAR PADA PERANCANGAN FASILITAS SENI DAN BUDAYA SUKU ARFAK DI KABUPATEN MANOKWARI
Keywords:
Arsitektur Vernakular, Rumah Kaki Seribu, Fasilitas Seni dan Budaya, Suku Arfak, Manokwari.Abstract
Perancangan fasilitas seni dan budaya bagi masyarakat Suku Arfak di Kabupaten Manokwari didasari oleh kebutuhan akan ruang budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah aktivitas seni, tetapi juga mampu merepresentasikan identitas lokal secara arsitektural. Arsitektur tradisional Rumah Kaki Seribu sebagai warisan budaya Suku Arfak memiliki nilai filosofis, struktural, dan ekologis yang relevan untuk diadaptasi dalam konteks perancangan bangunan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip dan karakter bentuk Rumah Kaki Seribu melalui pendekatan arsitektur vernakular pada perancangan fasilitas seni dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan arsitektural, meliputi studi literatur, studi preseden, dan analisis kondisi tapak. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Rumah Kaki Seribu dapat ditransformasikan ke dalam tatanan massa, sistem struktur kolom, respon terhadap kontur lahan, serta ekspresi fasad bangunan. Pendekatan ini menghasilkan rancangan yang kontekstual, beridentitas lokal, dan berpotensi mendukung keberlanjutan budaya Suku Arfak di Manokwari.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhamad Dandy Firmansyah, Intan Kusumaningayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




