PERAN INDONESIA SEBAGAI KETUA ASEAN 2023 DALAM MENJAGA STABILITAS ASIA TENGGARA
Keywords:
peran; politik luar negeri; diplomasi; stabilitas; ASEAN 2023Abstract
Pada tahun 2023 Indonesia resmi menjabat sebagai Ketua ASEAN dengan mengusung tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”, yang menegaskan pentingnya integrasi ekonomi dan kerja sama strategis kawasan di tengah tantangan global. Artikel ini bertujuan mengkaji peran Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023 dalam menjaga stabilitas Asia Tenggara pada tiga bidang: ekonomi, politik, dan keamanan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kepustakaan (library research) serta analisis diskursus atas data sekunder berupa dokumen resmi ASEAN dan pemerintah, artikel jurnal, serta pemberitaan resmi. Kerangka analisis menggabungkan teori politik luar negeri, teori diplomasi, teori peran, dan konsep keamanan regional kompleks (regional security complex). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin kawasan. Di bidang ekonomi, Indonesia berperan sebagai promotor melalui inisiatif seperti ASEAN Digital Economy Framework Agreement, ASEAN Green Economy Framework, dan percepatan ASEAN Economic Community Blueprint 2025. Di bidang politik, Indonesia berperan sebagai mediator dalam penanganan krisis Myanmar melalui implementasi Five-Point Consensus serta dalam mendorong integrasi Timor Leste ke dalam ASEAN. Di bidang keamanan, Indonesia berperan sebagai fasilitator melalui penguatan ASEAN Political-Security Community, negosiasi Code of Conduct Laut China Selatan, dan berbagai mekanisme confidence building measures. Ketiga peran tersebut dijalankan berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang memberikan fleksibilitas strategis bagi Indonesia dalam menjembatani keragaman kepentingan negara-negara anggota ASEAN di tengah rivalitas geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bagas Alif Iskandar, Asep Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




