Liyan, Imanensi, dan Transendensi Perempuan dalam Framing Pemberitaan Kekerasan Gender Tirto.id
Keywords:
feminisme eksistensial, framing, kekerasan berbasis gender, representasi perempuan, Tirto.id.Abstract
Artikel ini menganalisis representasi perempuan dalam pemberitaan kekerasan berbasis gender di media online Tirto.id melalui teori feminisme eksistensial Simone de Beauvoir. Penelitian ini berangkat dari persoalan bahwa kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi sebagai peristiwa kriminal individual, tetapi juga berkaitan dengan patriarki, objektifikasi tubuh perempuan, ketimpangan relasi kuasa, lemahnya perlindungan korban, serta belum kuatnya perspektif korban dalam proses hukum dan institusional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing Robert N. Entman dan pembacaan teoritik feminisme eksistensial Simone de Beauvoir. Objek penelitian dibatasi pada empat berita Tirto.id yang terbit dalam rentang waktu 6 Maret sampai 20 April 2026. Keempat berita tersebut berjudul “Kekerasan Seksual Masih Mendominasi CATAHU Komnas Perempuan 2025”, “Ironi Hukum di RI, Korban Pelecehan Seksual jadi Tersangka ITE”, “Panduan Cara Melaporkan Kasus Pelecehan Seksual di Kampus”, dan “Komnas Perempuan Desak UI Bawa Kasus Pelecehan FH ke Ranah Hukum”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tirto.id membingkai kekerasan berbasis gender sebagai persoalan struktural, bukan sekadar kriminalitas personal. Perempuan direpresentasikan sebagai korban dan liyan yang tubuh, suara, serta kebebasannya dibatasi oleh struktur patriarkal. Namun, Tirto.id juga membuka ruang transendensi melalui narasi pelaporan, perlindungan korban, kritik terhadap proses hukum, tuntutan keadilan, dan pemulihan. Dengan demikian, pemberitaan Tirto.id dapat dipahami sebagai ruang kritik sosial yang memberi perhatian pada keberpihakan terhadap korban.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilmy Yusuf Nauval, Abi Hakim Rusyadi, Rifma Ghulam Dzaljad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




