POSISI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL SEBAGAI KELOMPOK SUBALTERN DALAM PODCAST DENNY SUMARGO EPISODE “DIC-BULI KELUARGA” 2025 (ANALISIS ISI PERSPEKTIF GAYATRI SPIVAK)

Authors

  • Ghaniyya Illyani Gumilar Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Nasywa Atheera Fauziah Hamidah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Rifma Ghulam Dzaljad Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Keywords:

Subaltern, Kekerasan Seksual, Gayatri Spivak, Podcast, Media Digital.

Abstract

Penelitian ini mengkaji posisi korban kekerasan seksual sebagai kelompok subaltern dalam konten media digital, khususnya podcast Denny Sumargo tahun 2025 pada episode "DIS1KS4, DIP3RK*OS DAN DIC-BULI SEJAK 5 TAHUN OLEH KELUARGA 'TIAP MALEM AKU TAKUT, CUMA BISA PASRAH'". Podcast tersebut menampilkan testimoni Romayana yang mengalami kek3rasan dan pencabulan sejak usia 5 tahun di lingkungan keluarganya. Penelitian menggunakan paradigma kritis dengan metode analisis isi kualitatif dan perspektif subaltern Gayatri Chakravorty Spivak. Analisis dilakukan melalui kategori pembungkaman, relasi kuasa, kebisuan subaltern, resistensi korban, dan representasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban mengalami pembungkaman oleh keluarga, ketimpangan relasi kuasa, serta keterbatasan ruang representasi yang menyebabkan suaranya tidak diakui. Podcast menjadi ruang bagi korban untuk menyampaikan pengalaman dan memperoleh pengakuan publik. Temuan penelitian menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada struktur sosial dan budaya yang tidak memberikan ruang bagi suara korban untuk didengar dan dipercaya.

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Gumilar, G. I., Hamidah , N. A. F., & Dzaljad , R. G. (2026). POSISI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL SEBAGAI KELOMPOK SUBALTERN DALAM PODCAST DENNY SUMARGO EPISODE “DIC-BULI KELUARGA” 2025 (ANALISIS ISI PERSPEKTIF GAYATRI SPIVAK). Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial Dan Ilmu Politik, 3(1), 88–97. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/retorika/article/view/546