ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI DESA TEMUASRI KECAMATAN SEMPU
Keywords:
Usahatani Ubi Jalar; Biaya Produksi; Keuntungan; Kelayakan Finansial; R/C Ratio; Break Even Point (BEP).Abstract
Usahatani ubi jalar di Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kegiatan pertanian yang memerlukan analisis mendalam terkait aspek finansialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat biaya dan keuntungan serta menganalisis kelayakan finansial usahatani ubi jalar tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penentuan lokasi secara purposive dan pengambilan sampel dengan teknik proportionate stratified random sampling pada 78 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumenter, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis usahatani serta analisis kelayakan finansial berupa Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi adalah sebesar Rp 35.076.975,77 per musim tanam dengan total penerimaan Rp 91.610.282,54dan jumlah produksi 36.673,58 kg, menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 56.533.306,77 per musim tanam. Berdasarkan analisis kelayakan finansial, nilai R/C Ratio diperoleh sebesar 2,61, yang menunjukkan bahwa usahatani tersebut efisien dan layak diusahakan. Selain itu, nilai BEP unit sebesar 6.648,03 kg dan BEP rupiah sebesar Rp 17.412.715,16menegaskan bahwa usahatani berada di atas titik impas, sangat menguntungkan, serta layak untuk terus dikembangkan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andra Nur Ramadhan, Syamsul Hadi , Imama Nurus Izaati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




