IMPLIKASI PENDING KLAIM BPJS TERHADAP KUALITAS PIUTANG DAN STABILITAS ARUS KAS RSUD PASAR REBO

Authors

  • Yasmin Dwi Hanifah Universitas Negeri Jakarta
  • I Gusti Ketut Agung Ulupui Universitas Negeri Jakarta
  • Ellis Annisa Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

pending klaim BPJS; kualitas piutang; stabilitas arus kas; rumah sakit daerah

Abstract

Pending klaim BPJS dapat menunda penerimaan rumah sakit serta memengaruhi pengelolaan piutang dan arus kas operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pending klaim BPJS terhadap kualitas piutang dan stabilitas arus kas RSUD Pasar Rebo selama 2022-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi berupa laporan keuangan, laporan arus kas, daftar umur piutang, Berita Acara Hasil Verifikasi, serta rekapitulasi klaim BPJS. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pending terutama disebabkan oleh ketidaksesuaian koding, ketidaklengkapan administrasi, ketidaksesuaian standar pelayanan, kebutuhan konfirmasi medis, dan perubahan ketentuan verifikasi. Pending memperpanjang verifikasi, menunda penetapan nilai layak bayar, serta menggeser waktu pengakuan piutang dan penerimaan kas. Namun, seluruh piutang BPJS selama periode penelitian masih berumur sampai dengan 12 bulan dan tergolong lancar. Pending juga menimbulkan tekanan sementara pada kas dan pembayaran kewajiban operasional, tetapi pelayanan tetap terjaga melalui prioritas pembayaran, dukungan sumber dana lain, dan pengelolaan kas.

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Hanifah, Y. D., Ulupui, I. G. K. A., & Annisa, E. (2026). IMPLIKASI PENDING KLAIM BPJS TERHADAP KUALITAS PIUTANG DAN STABILITAS ARUS KAS RSUD PASAR REBO. Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 4(3), 343–349. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/neraca/article/view/693