PENGARUH GREEN MARKETING TERHADAP MINAT BELI ULANG KONSUMEN STARBUCK MELALUI KEPERCAYAAN KONSUMEN
Studi Kasus Starbucks di Surabaya Barat
Keywords:
Green Marketing, Minat Beli Ulang, Kepercayaan KonsumenAbstract
Penelitian ini berjudul “PENGARUH GREEN MARKETING TERHADAP MINAT BELI ULANG MELALUI KEPERCAYAAN KONSUMEN (Studi Kasus Starbucks di Surabaya Barat). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh green marketing terhadap minat beli ulang konsumen dengan melalui kepercayaan konsumen sebagai variabel mediasi. Penggunaan produk ramah lingkungan merupakan unsur yang penting untuk keberlangsungan lingkungan dan Starbucks menjadi salah satu merek yang menggunakan produk ramah lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian ini adalah warga Surabaya Barat dengan usia di atas 18 tahun dan pernah melakukan transaksi di Starbucks. Kuesioner dibagikan secara daring lalu diolah data menggunakan uji validitas dan reliabilitas serta pengujian hipotesis menggunakan uji koefisien determinan (R²) dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang positif dan moderat antara green marketing dan minat beli ulang melalui kepercayaan konsumen. Ditunjukkan dengan nilai R Square sebesar 0,430 atau 43%, semakin dekat ke 100% maka akan semakin kuat dampak kepercayaan konsumen untuk menjembatani green marketing dan minat beli ulang. Oleh karena itu, penting bagi Starbucks untuk mempromosikan produk ramah lingkungan agar lebih dikenal masyarakat luas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rexy Aprio Sanjaya, Adrianto Trimarjono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




