MEKANISME KONSEPTUAL AKAD ISTISHNA SEBAGAI SKEMA PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BSI TOWER
Keywords:
akad Istishna; pembiayaan proyek syariah; perbankan syariah; infrastruktur; BSI TowerAbstract
Tujuan: Penelitian ini membahas penerapan akad Istishna sebagai skema pembiayaan syariah pada proyek konstruksi berskala besar dengan studi kasus pembangunan BSI Tower. Fokus utama penelitian adalah menilai kesesuaian karakteristik proyek dengan prinsip dan ketentuan akad Istishna, serta merumuskan model pembiayaan yang paling relevan dari sisi syariah, hukum, dan keuangan. Desain/Metode/Pendekatan: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dari sumber sekunder, meliputi fatwa DSN-MUI, PSAK 104, publikasi resmi Bank Syariah Indonesia dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, serta literatur akademik yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi dan analisis fit–gap. Temuan: Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek BSI Tower secara konseptual telah memenuhi persyaratan utama akad Istishna, khususnya terkait kejelasan spesifikasi objek, tahapan pembangunan, dan mekanisme pembayaran bertahap. Skema Istishna paralel serta Istishna–sukuk hybrid dinilai paling layak untuk diterapkan pada proyek dengan kompleksitas dan nilai investasi yang besar. Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka konseptual yang aplikatif mengenai penggunaan akad Istishna pada pembiayaan proyek infrastruktur dan properti berskala besar di Indonesia. Implikasi kebijakan: Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perbankan syariah dan regulator dalam mengembangkan pembiayaan proyek berbasis prinsip syariah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atri Nodi Maiza Putrai, Widia Sahla Aulia, Maesaroh Maesaroh, Meysa Adinda, Nabila Rahmadani Putri, Diah Yustika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




