SOLUSI KASUS ORGANISASI GEREJA BERDASARKAN KONSEP INDIVIDUALS AND DIVERSITY

Authors

  • Tirianus Malyo Universitas Okmin Papua

Keywords:

Individuals and Diversity; keberagaman generasi; konflik antargenerasi; organisasi gereja; Diversity, Equity, and Inclusion.

Abstract

Keberagaman individu merupakan karakteristik yang melekat dalam setiap organisasi dan dapat memengaruhi pola interaksi, persepsi, serta perilaku anggotanya. Dalam organisasi gereja, keberagaman generasi dapat menjadi tantangan ketika terdapat perbedaan nilai, pengalaman, dan preferensi dalam pelaksanaan pelayanan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konflik antara generasi senior dan generasi muda dalam organisasi gereja berdasarkan konsep Individuals and Diversity serta merumuskan alternatif penyelesaian yang dapat mengintegrasikan perbedaan antargenerasi. Kajian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis konseptual. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk keberagaman individu, mengkaji perbedaan berdasarkan konsep surface-level diversity dan deep-level diversity, mengidentifikasi potensi konflik antargenerasi, serta merumuskan strategi pengelolaan keberagaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan usia antara generasi senior dan generasi muda merupakan bentuk surface-level diversity yang berkembang menjadi perbedaan pada tingkat yang lebih mendalam, khususnya dalam nilai, pengalaman, dan preferensi terhadap gaya ibadah. Generasi senior cenderung mempertahankan bentuk ibadah tradisional, sedangkan generasi muda dan keluarga muda lebih terbuka terhadap musik kontemporer dan bentuk ibadah yang fleksibel. Penyelesaian konflik diarahkan melalui penerapan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), pembentukan tim pelayanan lintas generasi, pemanfaatan kompetensi setiap generasi, penghindaran stereotip, pembangunan dialog, serta perubahan secara bertahap dan evaluatif. Kajian menyimpulkan bahwa keberagaman generasi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap tradisi, tetapi sebagai potensi kekuatan organisasi. Integrasi pengalaman generasi senior dan kreativitas generasi muda dapat mendukung terciptanya pelayanan gereja yang inklusif, harmonis, adaptif, dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Malyo, T. (2026). SOLUSI KASUS ORGANISASI GEREJA BERDASARKAN KONSEP INDIVIDUALS AND DIVERSITY. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 4(2), 349–359. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/kultura/article/view/720