EFEKTIVITAS PENDEKATAN KEUTUHAN BANGSA DALAM PROGRAM DERADIKALISASI UNTUK PERUBAHAN IDEOLOGI ANAK DIBAWAH UMUR PELAKU TERORISME DI INDONESIA
Keywords:
Efektivitas Pendekatan Keutuhan Bangsa dalam Program Deradikalisasi untuk Perubahan Ideologi Anak dibawah umur Pelaku Terorisme di IndonesiaAbstract
Fenomena keterlibatan anak dalam jaringan terorisme di Indonesia menimbulkan tantangan serius terhadap keamanan nasional dan perlindungan hak anak. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan program deradikalisasi yang mengedepankan pendekatan keutuhan bangsa, yaitu internalisasi nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, toleransi, dan cinta tanah air sebagai upaya mengubah ideologi radikal pada anak pelaku terorisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum, pelaksanaan, serta efektivitas pendekatan keutuhan bangsa dalam program deradikalisasi terhadap perubahan ideologi anak pelaku terorisme di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan terkait (antara lain UU No. 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan Peraturan BNPT tentang Deradikalisasi) serta wawancara dengan aparat pelaksana dan pendamping anak pada program deradikalisasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan menggunakan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto dan teori negara hukum Pancasila sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan keutuhan bangsa memiliki dasar hukum yang kuat dan relevan dengan prinsip negara hukum Indonesia. Pelaksanaannya terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kebangsaan, sikap toleransi, serta penolakan terhadap kekerasan pada anak peserta program. Namun demikian, efektivitasnya terhadap perubahan ideologi secara mendalam dan berkelanjutan masih terbatas oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya sumber daya manusia terlatih, koordinasi antarinstansi, stigma sosial, dan tantangan penyebaran ideologi radikal melalui media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan keutuhan bangsa merupakan instrumen penting dalam deradikalisasi anak pelaku terorisme, tetapi perlu diperkuat melalui sinergi kelembagaan, pengawasan berkelanjutan, dan pembentukan regulasi khusus tentang deradikalisasi anak agar tujuan perubahan ideologis dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Teguh Hadi Purnomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




