Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Menjadi Taman Sampah di Dukuh Tundungan, Desa Kenaiban

Authors

  • Ali Satria Habibillah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Anisa Nur Nila Zaky Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Dimas Maulidani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Dinda Ayuningtias Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Muhammad Rezza Setiawan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Konita Al Khoiriyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Keywords:

pemberdayaan masyarakat; limbah botol plastik; taman sampah; 3R (reduce, reuse, recycle); KKN

Abstract

Desa Kenaiban, khususnya Dukuh Tundungan RW 04 (RT 07 dan RT 08) di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah botol dan galon plastik masih sangat minim, dengan hanya satu warga yang memanfaatkan limbah botol, sementara warga lainnya belum memanfaatkan secara optimal. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah botol plastik menjadi taman sampah sebagai upaya penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) sekaligus mempercantik ruang publik dukuh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik lapangan yang melibatkan mahasiswa KKN dan masyarakat, melalui dua tahapan utama, yaitu tahap persiapan (observasi dan koordinasi dengan tokoh masyarakat) dan tahap pelaksanaan (kerja bakti pembuatan taman sampah secara gotong royong). Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, dengan keterlibatan bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda desa, dan anggota KKN sesuai pembagian tugas masing-masing. Selama dua minggu pelaksanaan, berhasil dikumpulkan sekitar 70 botol plastik ukuran 600 ml dan 35 galon bekas yang kemudian diolah menjadi 58 pot gantung dan 25 pot besar berbentuk karakter hewan dan animasi, sehingga menciptakan ikon khas bagi Dukuh Tundungan. Kegiatan ini terbukti efektif menurunkan volume sampah plastik, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta menumbuhkan kreativitas dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program taman sampah ini berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Habibillah, A. S., Zaky, A. N. N., Maulidani, D., Ayuningtias, D., Setiawan, M. R., & Al Khoiriyah, K. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Menjadi Taman Sampah di Dukuh Tundungan, Desa Kenaiban . Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 96–102. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/inspirasi/article/view/679