STRATEGI REWARD AND PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN DAN SEMANGAT MENGAJI DI MASJID AT-TAQWA
Keywords:
Reward and Punishment, Kedisiplinan, Manajemen Kelas.Abstract
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memegang peranan vital dalam pembentukan karakter dan fondasi keagamaan anak usia dini. Namun, fenomena menurunnya kedisiplinan dan semangat mengaji anak akibat distraksi teknologi dan metode pembelajaran yang monoton menjadi tantangan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, implementasi, dan efektivitas penerapan reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) dalam membentuk kedisiplinan dan semangat mengaji santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 60 santri dan 15 orang tua, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam dengan 5 pengajar dan observasi partisipatif di TPQ Masjid At-Taqwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi reward verbal dan simbolik (bintang/badge) memiliki korelasi positif yang sangat kuat (r = 0,78) terhadap peningkatan semangat mengaji; (2) Punishment yang bersifat edukatif (non-fisik) seperti pengurangan waktu istirahat atau tugas tambahan hafalan efektif meningkatkan kedisiplinan (skor rata-rata 4,1/5,0) tanpa menimbulkan trauma psikologis; (3) Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada konsistensi pengajar dan komunikasi yang baik dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi reward yang proporsional dan punishment yang mendidik merupakan kunci optimalisasi manajemen kelas di TPQ. Disarankan agar lembaga TPQ menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) perilaku santri yang disepakati bersama untuk menghindari subjektivitas dalam pemberian sanksi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jul Hendri, Chandra Adinata, Wela Wulan Dari, Wita Sari, Olivia Tiarzha, Muhammad Haykal Ikhsanta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




