PELATIHAN FACIAL TOMATO DAN RIAS KECANTIKAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATA RIAS WARGA DUSUN PLUNCING, SIMAN, KEPUNG, KEDIRI

Authors

  • Ririn Wahyuni Universitas PGRI Madiun
  • Lilis Isrotul Nurafidah Universitas PGRI Madiun
  • Nurkhasanah Nurkhasanah Universitas PGRI Madiun
  • Muhammad Hanif Universitas PGRI Madiun

Keywords:

pelatihan kecantikan, facial tomat, rias dasar, keterampilan masyarakat, pemberdayaan

Abstract

Pelatihan facial berbahan alami dan rias dasar ini dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan, kemampuan praktik, serta kesiapan berwirausaha bagi ibu rumah tangga di lingkungan pedesaan. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi singkat, demonstrasi, dan praktik terarah bersama instruktur. Desain penelitian menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Pengetahuan facial meningkat 38 poin, pengetahuan rias dasar bertambah 43 poin, keterampilan praktik meningkat 50 poin, sedangkan kesiapan usaha meningkat 47 poin. Kegiatan memanfaatkan tomat sebagai bahan utama facial, yang sesuai dengan prinsip Asset-Based Community Development (ABCD) karena mudah diperoleh dan aman sebagai perawatan kulit. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi serta rasa percaya diri dalam memulai layanan kecantikan sederhana dari rumah. Respons positif peserta menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bermanfaat dari sisi pengetahuan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi dan peluang usaha warga.

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Wahyuni, R., Nurafidah, L. I., Nurkhasanah , N., & Hanif , M. (2025). PELATIHAN FACIAL TOMATO DAN RIAS KECANTIKAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATA RIAS WARGA DUSUN PLUNCING, SIMAN, KEPUNG, KEDIRI. Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 27–32. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/inspirasi/article/view/45