GAMBARAN PERBANDINGAN KUALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BERDASARKAN ALGORITMA GYSSENS PADA SAAT DAN SETELAH PANDEMI COVID-19 DI RSUP DR M DJAMIL PADANG
Keywords:
Gyssens; Antibiotik; Rasional; Pasien Rawat Inap; PandemiAbstract
Penggunaan antibiotik perlu dilakukan secara rasional untuk mengurangi angka kejadian resistensi dan tingkat keparahan penyakit. Pada saat pandemi COVID-19, beberapa studi menunjukkan banyaknya penggunaan antibiotik berlebihan dan tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi penggunaan antibiotik dan analisis perbandingan kualitas penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap saat dan setelah pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dan data diambil secara retrospektif. Sampel pada penelitian ini berupa data rekam medis yang diambil dengan metode proportional random sampling selama bulan Januari – Juni 2021 dan Juli – Desember 2023 serta disesuaikan dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna (p value <0.05) kualitas penggunaan antibiotik berdasarkan algoritma Gyssens pada saat dan setelah pandemi COVID-19 di RSUP Dr, M. Djamil Padang. Pada saat pandemi didapatkan hasil Kategori 0 (rasional) sebanyak 59,6%, Kategori I-IV (tidak tepat) sebanyak 13,9%, dan Kategori V (tanpa indikasi) sebanyak 27,1%. Hasil setelah pandemi menunjukkan Kategori 0 (rasional) sebanyak 69,7%, Kategori I-IV (tidak tepat) sebanyak 16,1%, dan Kategori V (tanpa indikasi) sebanyak 14,2%. Kesimpulan penelitian ini adalah didapatkan perbaikan kualitas penggunaan antibiotik berdasarkan algoritma Gyssens setelah pandemi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Faza Fadillah, Elly Usman , Fadrian Fadrian , Erlina Rustam , Masrul Masrul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




