Hubungan Penerapan Budaya K3 dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali

Authors

  • Gesit Saifrudin Zuhri Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Suryadi Hesty Latifa Noor Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Puguh Ika Listyorini Universitas Duta Bangsa Surakarta

Keywords:

Budaya K3, Kecelakaan Kerja, Perawat, Rumah Sakit.

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam melindungi tenaga kesehatan, khususnya perawat yang memiliki risiko mengalami kecelakaan kerja di lingkungan rumah sakit. Penerapan budaya K3 diperlukan untuk meningkatkan keselamatan kerja dan meminimalkan risiko insiden selama pelayanan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penerapan budaya K3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 73 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner mandiri berbasis digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) memiliki penerapan budaya K3 dalam kategori tinggi. Sementara itu, kejadian kecelakaan kerja berada dalam kategori sedang sebanyak 50,7% dan kategori rendah sebanyak 49,3%. Hasil uji Rank Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar −0,425 dengan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara penerapan budaya K3 dan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan budaya K3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali. Semakin tinggi penerapan budaya K3, semakin rendah kecenderungan kejadian kecelakaan kerja. Saran: Manajemen rumah sakit dan perawat diharapkan mempertahankan serta meningkatkan penerapan budaya K3 melalui kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), penggunaan alat pelindung diri (APD) secara tepat, dan pengawasan keselamatan kerja secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Zuhri, G. S., Noor , S. H. L., & Listyorini, P. I. (2026). Hubungan Penerapan Budaya K3 dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(4), 35–45. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/781