PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS SPINAL CORD INJURY

CASE STUDY

Authors

  • Dini Nur Alpiah Universitas Binawan
  • Samuel Roland Siregar Universitas Binawan
  • Raihan Hibatullah Puring Universitas Binawan
  • Safira Medya Rusdamayanti Universitas Binawan
  • Krisna Wijaya Universitas Binawan

Keywords:

Spinal Cord Injury, fisioterapi, AIS, MMT, ROM, spastisitas, kemampuan fungsional.

Abstract

Latar Belakang: Spinal Cord Injury (SCI) dapat menyebabkan gangguan motorik, sensorik, dan fungsional dengan tingkat keparahan yang berbeda sesuai lokasi cedera. Tujuan: Mengetahui perbedaan kondisi neurologis, kekuatan otot, ROM, tonus otot, dan kemampuan fungsional pada pasien SCI. Metode: Studi deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien, yaitu An. F dengan AIS D NLI T11 dan An. M.R dengan AIS C NLI T4. Pemeriksaan meliputi ASIA/ISNCSCI, MMT, ROM, Ashworth/MAS, sensorik, Barthel Index, dan SCIM III. Hasil: An. F menunjukkan MMT 5/5 dextra dan 4/5 sinistra, ROM full, Ashworth 0, dan Barthel Index 18/20. An. M.R menunjukkan MMT ekstremitas bawah 0/5, ROM terbatas, MAS 3, dan SCIM III 56/100. Kesimpulan: An. F memiliki kemampuan motorik dan fungsional yang relatif lebih baik dibandingkan An. M.R. Penatalaksanaan fisioterapi perlu disesuaikan dengan level cedera, kekuatan otot, tonus, ROM, dan kemampuan fungsional pasien.

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Alpiah, D. N., Siregar, S. R., Puring, R. H., Rusdamayanti, S. M., & Wijaya, K. (2026). PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS SPINAL CORD INJURY : CASE STUDY. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 108–118. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/685