HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS KEBERSIHAN RONGGA MULUT (OHI-S) PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAMAJANG

Authors

  • Taufan Lauddin Universitas Muslim Indonesia
  • Fidela Lathifah Basri Universitas Muslim Indonesia
  • Syarifah Sri Muthmainnah Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

pengetahuan kesehatan gigi, OHI-S, oral hygiene, remaja, kesehatan gigi dan mulut.

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu faktor yang memengaruhi perilaku individu dalam menjaga kebersihan rongga mulut. Tingkat pengetahuan yang baik diharapkan mampu meningkatkan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi sehingga berdampak pada status kebersihan rongga mulut yang lebih baik. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut karena perubahan gaya hidup serta kurangnya perhatian terhadap kebersihan rongga mulut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status kebersihan rongga mulut (Oral Hygiene Index-Simplified/OHI-S) pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Mamajang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 remaja yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan status kebersihan rongga mulut dinilai menggunakan indeks OHI-S Greene dan Vermillion. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk, kemudian hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori sedang (50,0%) dan status OHI-S kategori sedang (40,0%). Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p>0,05). Analisis korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat dan bermakna antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status kebersihan rongga mulut (r=-0,901; p=0,000). Arah korelasi negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin rendah skor OHI-S sehingga status kebersihan rongga mulut semakin baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status kebersihan rongga mulut pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Mamajang. Peningkatan pengetahuan melalui program promosi dan edukasi kesehatan gigi diharapkan mampu memperbaiki status kebersihan rongga mulut remaja.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Lauddin, T., Basri , F. L., & Muthmainnah, S. S. (2026). HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS KEBERSIHAN RONGGA MULUT (OHI-S) PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAMAJANG. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 51–57. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/631