MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT SEBAGAI UPAYA KESUCIAN (ṬAHĀRAH) DALAM BERIBADAH

PENDEKATAN PROMOTIF DAN PREVENTIF PADA ANAK PANTI ASUHAN QUDRATUL UMMA MAKASSAR

Authors

  • Eva Afriyani Universitas Muslim Indonesia
  • Melly Arsia Effendhy Universitas Muslim Indonesia
  • St. Zaserya Rildyatami Sattar Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

kesehatan gigi dan mulut, ṭahārah, penyuluhan kesehatan, promotif preventif, pengetahuan.

Abstract

Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang. Dalam Islam, menjaga kebersihan rongga mulut tidak hanya bertujuan mempertahankan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari konsep ṭahārah (kesucian) sebagai syarat dalam menjalankan ibadah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan gigi dan mulut masih menjadi salah satu penyebab tingginya angka penyakit gigi dan mulut di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan kesehatan yang mengintegrasikan aspek kesehatan dengan nilai-nilai Islam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan gigi dan mulut berbasis konsep ṭahārah terhadap peningkatan pengetahuan anak Panti Asuhan Qudratul Umma Makassar. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Sebelum penyuluhan, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (53,1%), sedangkan setelah penyuluhan sebagian besar responden berada pada kategori baik (81,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 1,906±0,689 menjadi 2,812±0,396 dengan nilai p=0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut yang dipadukan dengan konsep ṭahārah dalam Islam terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta. Integrasi edukasi kesehatan dengan nilai-nilai keagamaan dapat menjadi alternatif strategi promosi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Afriyani, E., Effendhy, M. A., & Sattar, S. Z. R. (2026). MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT SEBAGAI UPAYA KESUCIAN (ṬAHĀRAH) DALAM BERIBADAH: PENDEKATAN PROMOTIF DAN PREVENTIF PADA ANAK PANTI ASUHAN QUDRATUL UMMA MAKASSAR. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 28–33. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/609