PENGARUH TINGKAT KEPARAHAN KARIES DAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS MAKASSAU
Keywords:
DMF-T, OHI-S, karies gigi, Kesehatan gigi dan mulutAbstract
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum, terutama pada kelompok lanjut usia (lansia) yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan rongga mulut akibat proses penuaan. Kegiatan survei ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat keparahan karies menggunakan indeks DMF-T serta status kebersihan gigi dan mulut menggunakan indeks OHI-S pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Makassau. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 lansia menjadi responden penelitian. Pemeriksaan dilakukan menggunakan indeks DMF-T dan OHI-S, disertai pengisian kuesioner mengenai perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 90,0% responden memiliki status DMF-T kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 16,70 ± 10,08. Status kebersihan gigi dan mulut berdasarkan OHI-S didominasi kategori sedang sebanyak 50,0% dengan nilai rata-rata 2,28 ± 1,38. Selain itu, sebanyak 66,7% responden memiliki perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dalam kategori kurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kondisi kesehatan gigi dan mulut lansia masih belum optimal sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan gigi, pemeriksaan berkala, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Fadhilah Arifin, Muh. Andy Reza P , Anggun Dyan Cahyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




