ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT MELALUI PERMAINAN EDUKATIF DENTAL BRAIN GAME

Authors

  • Sari Aldilawati Universitas Muslim Indonesia
  • Susmayanti Susmayanti Universitas Muslim Indonesia
  • Nurul Maqfirah Universitas Muslim Indonesia
  • Adelia Iftitah Anwar Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Karies gigi, anak sekolah dasar, Dental Brain Game, pengetahuan kesehatan gigi, DMFT.

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Namun, prevalensi karies gigi di Indonesia masih tinggi, terutama pada anak-anak, sebagaimana dilaporkan dalam Riskesdas 2018 dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Tingkat pengetahuan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Salah satu media edukasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut adalah Dental Brain Game, yaitu permainan edukatif yang dirancang untuk mengukur dan meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi pada anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Tehadap Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Permainan Edukatif Dental Brain Game. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa kelas V SDN Percontohan PAM yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan Dental Brain Game, sedangkan status karies dinilai melalui pemeriksaan indeks DMFT/deft. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dan Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori sangat baik sebanyak 28 siswa (82,4%), kategori baik 6 siswa (17,6%), dan kategori cukup dan perlu bimbingan sebanyak 0%. Prevalensi karies DMFT sebesar 73,6% & deft sebesar 29,4%, dengan nilai rata-rata DMFT sebesar 2,29 (kategori rendah) dan deft sebesar 0,38 (kategori sangat rendah). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kejadian karies (r = -0,62; p = 0,000). Hasil uji Chi-Square juga menunjukkan hubungan yang bermakna antara ingkat pengetahuan dan kejadian karies (p = 0,012). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut yang lebih baik berhubungan dengan rendahnya kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar. Dental Braim Game dapat digunakan sebagai media edukasi dan evaluasi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan gigi anak.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Aldilawati, S., Susmayanti, S., Maqfirah , N., & Anwar , A. I. (2026). ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT MELALUI PERMAINAN EDUKATIF DENTAL BRAIN GAME. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 14–21. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/602