Efektivitas Intervensi Edukasi Kebersihan Mulut dalam Perspektif Islam terhadap Perilaku Pencegahan Halitosis pada Masyarakat Dewasa
Keywords:
Halitosis; kebersihan mulut; edukasi kesehatan; Islam; perilaku pencegahanAbstract
Pendahuluan: Halitosis dapat memengaruhi kualitas hidup. Edukasi kebersihan mulut berbasis nilai-nilai Islam diharapkan mampu meningkatkan perilaku pencegahan halitosis. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas intervensi edukasi kebersihan mulut dalam perspektif Islam terhadap perilaku pencegahan halitosis pada masyarakat dewasa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 30 responden dewasa diberikan intervensi berupa edukasi mengenai kebersihan rongga mulut dan pencegahan halitosis yang dikaitkan dengan ajaran Islam. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (70%) dan berada pada kelompok usia 26–35 tahun (53,3%). Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 4,63 ± 2,01 dengan nilai minimum 1 dan maksimum 8, sedangkan rata-rata skor post-test meningkat menjadi 8,90 ± 0,31 dengan nilai minimum 8 dan maksimum 9. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai mean difference sebesar 4,267, nilai t sebesar 11,043, dan nilai signifikansi <0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Intervensi edukasi kebersihan mulut dalam perspektif Islam efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan halitosis pada masyarakat dewasa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aditya Hari Asmara, Marjuhend Markus Unetbu, Dwi Agista Yuningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




