EFEKTIVITAS PENYULUHAN DAN PELATIHAN SIMULASI BENCANA DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BANJIR PADA MASYARAKAT DESA KLUNGKUNG

Authors

  • Firman Maula Rosyadi Universitas Muhammadiyah Jember
  • Susi Wahyuning Asih Universitas Muhammadiyah Jember
  • Nanda Ayuningtyas Universitas Muhammadiyah Jember
  • Nendy Ajeng Ramadhanti Universitas Muhammadiyah Jember
  • Risal Hidayatullah Universitas Muhammadiyah Jember
  • Widiansa Oktavia Universitas Muhammadiyah Jember
  • Rhenyta Putri Wijaya Universitas Muhammadiyah Jember
  • Popy Nur Istiani Universitas Muhammadiyah Jember
  • Khusnul Khotimah Sintia Universitas Muhammadiyah Jember
  • Aidatus Isra Umairoh Universitas Muhammadiyah Jember
  • Risa Amalia Putri Universitas Muhammadiyah Jember
  • Frinanda Nur Z Universitas Muhammadiyah Jember

Keywords:

Kesiapsiagaan Bencana, Banjir, Pelatihan Simulasi, Edukasi Masyarakat, Desa Klungkung, Manajemen Bencana.

Abstract

Pendahuluan: Indonesia rentan terhadap bencana banjir, yang berdampak besar pada kesehatan masyarakat. Kesiapsiagaan masyarakat melalui respons awal yang efektif sangat krusial. Penelitian ini menginvestigasi efektivitas penyuluhan dibandingkan dengan penyuluhan yang dikombinasikan dengan pelatihan simulasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Klungkung terhadap bencana banjir. Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest dilakukan di Desa Klungkung. Kelompok kontrol menerima penyuluhan, sementara kelompok intervensi menerima penyuluhan dan pelatihan praktik (evakuasi, triase, BHD, balut bidai). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney untuk membandingkan perubahan pengetahuan dalam dan antar kelompok. Hasil: Kedua kelompok menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan setelah intervensi (p < 0,001). Namun, kelompok intervensi yang menerima pelatihan simulasi menunjukkan peningkatan yang lebih besar secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,004 pada uji Mann-Whitney). Rata-rata skor post-test kelompok intervensi lebih tinggi (43,93) dibandingkan kelompok kontrol (42,65). Diskusi: Pelatihan simulasi sebagai tambahan pada penyuluhan meningkatkan kesiapsiagaan bencana banjir secara lebih efektif dibandingkan penyuluhan saja. Hasil ini menekankan pentingnya metode pembelajaran aktif dalam edukasi kebencanaan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa metode pelatihan praktik memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Perlu adanya evaluasi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program pelatihan, seperti karakteristik peserta, metode penyampaian, dan sumber daya yang tersedia, untuk memastikan implementasi program yang berkelanjutan dan optimal di berbagai komunitas.

Downloads

Published

2026-06-04

How to Cite

Rosyadi, F. M., Asih , S. W., Ayuningtyas , N., Ramadhanti , N. A., Hidayatullah , R., Oktavia , W., … Z, F. N. (2026). EFEKTIVITAS PENYULUHAN DAN PELATIHAN SIMULASI BENCANA DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BANJIR PADA MASYARAKAT DESA KLUNGKUNG. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 158–163. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/489