PENGARUH TERAPI DISTRAKSI MENONTON VIDEO ANIMASI ISLAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA 6–12 TAHUN PRA-SIRKUMSISI DI IMAH SUNAT CIJANTRA KABUPATEN TANGERANG
Keywords:
Kecemasan Anak, Terapi Distraksi, Video Animasi Islami, Sirkumsisi.Abstract
Latar Belakang : Kecemasan dapat dipahami sebagai reaksi emosional yang lazim muncul pada anak ketika menghadapi atau akan menjalani prosedur tindakan medis, termasuk prosedur sirkumsisi. Anak usia 6–12 tahun cenderung mengalami kecemasan pra-sirkumsisi akibat rasa takut terhadap nyeri, alat medis, Faktor lingkungan pelayanan kesehatan juga dapat memengaruhi munculnya kecemasan pada anak. Jika tidak ditangani secara optimal, kecemasan tersebut dapat menghambat kelancaran tindakan medis serta menurunkan kerja sama anak selama prosedur berlangsung. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan nonfarmakologis yang aman dan mudah diaplikasikan, salah satunya berupa terapi distraksi melalui video animasi Islami. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi distraksi menonton video animasi Islami terhadap tingkat kecemasan pada anak usia 6–12 tahun pra-sirkumsisi di Imah Sunat Cijantra Kabupaten Tangerang. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental melalui pendekatan one group pretest–posttest design.. Sampel penelitian berjumlah 30 anak usia 6–12 tahun yang menjalani tindakan sirkumsisi di Imah Sunat Cijantra Kabupaten Tangerang dengan teknik total sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan dua kali, yaitu sebelum dan sesudah pemberian intervensi, dengan menggunakan instrumen Facial Image Scale (FIS). Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil : Temuan penelitian memperlihatkan adanya penurunan kecemasan pada anak setelah penerapan terapi distraksi melalui tayangan video animasi Islami. Penurunan tersebut ditunjukkan oleh median skor kecemasan yang berubah dari 3 sebelum intervensi menjadi 2 sesudah intervensi. Berdasarkan hasil analisis Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p ≤ 0,05), sehingga terapi distraksi menonton video animasi Islami terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan anak usia 6–12 tahun sebelum tindakan sirkumsisi dilakukan. Simpulan : Terapi distraksi melalui menonton video animasi Islami terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia 6–12 tahun sebelum menjalani tindakan sirkumsisi, sehingga dapat dijadikan rekomendasi dalam pelaksanaan asuhan keperawatan anak di layanan sirkumsisi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Deni Muhammad Nurhuda, Kurnia Wijayanti, Herry Susanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




