KOMPARASI STATUS MIOPIA ANAK USIA 6–10 TAHUN DI WILAYAH PESISIR DAN PEGUNUNGAN

Authors

  • Heiddy Ch. Sumampouw Universitas Sam Ratulangi
  • Maykel Sondak Universitas Sam Ratulangi
  • Aristo C.B. Tombokan Universitas Sam Ratulangi
  • Grace Thenoch Universitas Sam Ratulangi
  • Harry J.G. Sumual Universitas Sam Ratulangi
  • Wenny Supit Universitas Sam Ratulangi

Keywords:

miopia, anak usia sekolah, pesisir, pegunungan, kelainan refraksi, tajam penglihatan

Abstract

Pendahuluan: Miopia merupakan salah satu kelainan refraksi yang paling sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat memengaruhi proses belajar bila tidak terdeteksi sejak dini.1-3 Perbedaan karakteristik lingkungan tempat tinggal, seperti wilayah pesisir dan pegunungan, diduga berhubungan dengan variasi status miopia pada anak.7-9 Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 10–13 Maret di empat sekolah dasar, yaitu SD GMIM Wori, SD Inpres Pangu, SDN 1 Ratahan, dan SDN Kima Bajo. Sampel penelitian berjumlah 127 anak usia 6–10 tahun yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan tajam penglihatan dan pemeriksaan refraksi subjektif, kemudian dianalisis secara deskriptif dan dengan uji chi-square untuk membandingkan proporsi miopia berdasarkan wilayah. Hasil: Dari 127 anak, terdiri atas 66 perempuan (51,95%) dan 61 laki-laki (48,04%). Ditemukan 39 anak dengan miopia dan 88 anak dengan emetropia, sehingga prevalensi miopia keseluruhan sebesar 30,70%. Prevalensi miopia tertinggi ditemukan di SDN 1 Ratahan (59,45%) dan terendah di SDN Kima Bajo (8,8%). Berdasarkan wilayah, prevalensi miopia di wilayah pesisir sebesar 16,13% dan di wilayah pegunungan sebesar 44,62%. Uji chi-square menunjukkan terdapat perbedaan proporsi miopia yang bermakna antara kedua wilayah (p<0,001). Kesimpulan: Status miopia pada anak usia 6–10 tahun lebih tinggi di wilayah pegunungan dibandingkan wilayah pesisir, sehingga skrining penglihatan dini pada anak sekolah dasar perlu ditingkatkan.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Sumampouw, H. C., Sondak , M., Tombokan , A. C., Thenoch , G., Sumual , H. J., & Supit , W. (2026). KOMPARASI STATUS MIOPIA ANAK USIA 6–10 TAHUN DI WILAYAH PESISIR DAN PEGUNUNGAN. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 45–59. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/429