HUBUNGAN DERAJAT DISMENORE PRIMER DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PADA REMAJA PUTRI
Keywords:
remaja putri, derajat dismenore, aktivitas belajarAbstract
Permasalahan yang dirasakan remaja putri terutama salah satunya adalah nyeri menstruasi. Masalah ini dapat mengganggu aktifitas remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan derajat dismenore primer dengan aktivitas belajar pada remaja putri. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional,yang telah dilaksanakan pada 25 April hingga 25 Mei 2025 di Sekolah Menengah Pertama Negeri II Penebel. Populasi penelitian ini adalah remaja putri berusia 12-15 tahun dengan kriteria inklusi yaitu responden yang sudah menstruasi, pernah mengalami dismenore dan kriteria eksklusi yaitu responden yang tidak hadir atau sakit, memiliki kelainan atau penyakit ginekologi, tidak kooperatif dan tidak mengikuti penelitian hingga selesai. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah numeric rating scale (NRS) dan kuisioner yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Analisis statistik menggunakan uji spearman ranks dengan signifikansi (nilai p < 0,05). Hasil penelitian Penelitian ini menunjukkan nilai p sebesar 0,021, yang berarti terdapat hubungan bermakna antara derajat dismenore dengan aktivitas belajar pada remaja putri. Koefisien korelasi Spearman (ρ) yang diperoleh adalah 0,388, menunjukkan adanya hubungan positif sedang. Artinya, semakin tinggi derajat dismenore yang dialami, semakin rendah aktivitas belajar remaja putri. Diharapkan sekolah dapat memberikan pelatihan manajemen nyeri, serta menyediakan layanan konseling bagi remaja putri yang mengalami dismenore berat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Made Shinta Dewi, Regina Tedjasulaksana, Ni Nyoman Budiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




