HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK, STATUS GIZI IBU, DAN PREEKLAMPSIA SAAT KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR

STUDI KASUS DI RSUD PAMBALAH BATUNG AMUNTAI

Authors

  • Lia Gayatri Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Ermina Syainah Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Yasir Farhat Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Nurhamidi Nurhamidi Politeknik Kesehatan Banjarmasin

Keywords:

BBLR, KEK, Status Gizi Ibu, Preeklampsia.

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap meningkatnya kesakitan dan kematian neonatal. Faktor maternal seperti Kekurangan Energi Kronik (KEK), status gizi ibu, dan preeklampsia saat kehamilan berperan penting dalam terjadinya BBLR. Kabupaten Hulu Sungai Utara masih memiliki prevalensi BBLR yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kekurangan Energi Kronik, status gizi ibu, dan preeklampsia saat kehamilan dengan kejadian BBLR di RSUD Pambalah Batung Amuntai tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan observasional analitik. Sampel merupakan total populasi ibu melahirkan pada bulan Oktober–November 2025 sebanyak 113 responden. Data diperoleh dari rekam medis dan buku KIA, meliputi berat lahir bayi, Lingkar Lengan Atas (LILA), Indeks Massa Tubuh (IMT), serta status preeklampsia. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Kekurangan Energi Kronik dengan kejadian BBLR. Status gizi ibu dan preeklampsia juga berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR. Kekurangan Energi Kronik, status gizi ibu, dan preeklampsia saat kehamilan berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR. Pemantauan status gizi ibu hamil dan penanganan preeklampsia perlu ditingkatkan untuk menurunkan kejadian BBLR. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini Kekurangan Energi Kronik melalui pemantauan Lingkar Lengan Atas dan Indeks Massa Tubuh sejak awal kehamilan, serta memperkuat pemantauan dan penatalaksanaan preeklampsia guna menurunkan risiko kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Selain itu, edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil perlu dioptimalkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan

Downloads

Published

2026-01-18

How to Cite

Gayatri, L., Syainah , E., Farhat , Y., & Nurhamidi , N. (2026). HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK, STATUS GIZI IBU, DAN PREEKLAMPSIA SAAT KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR: STUDI KASUS DI RSUD PAMBALAH BATUNG AMUNTAI. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1), 137–161. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/220