EFEKTIVITAS DYNAMIC WARM UP SEBELUM MELAKUKAN OLAHRAGA : LITERATUR REVIEW
Keywords:
dynamic warm-up, peregangan dinamis, range of motion, performa fungsional, aktivasi neuromuskularAbstract
Dynamic warm-up merupakan bentuk pemanasan aktif yang melibatkan pola gerak fungsional menyerupai aktivitas olahraga utama. Tujuannya adalah meningkatkan suhu otot, memperbaiki efisiensi neuromuskular, serta mempersiapkan sistem muskuloskeletal terhadap aktivitas fisik intensif. Sejumlah penelitian eksperimental terkini melaporkan bahwa penerapan dynamic warm-up menghasilkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan static stretching maupun tanpa pemanasan. Tinjauan literatur ini menganalisis sepuluh artikel ilmiah berskala internasional dan nasional terindeks Scopus dan SINTA, dengan desain randomized controlled trial (RCT) serta crossover study. Hasil meta-analisis deskriptif menunjukkan bahwa dynamic warm-up secara konsisten meningkatkan range of motion (ROM) sebesar 6–10%, kekuatan eksplosif (vertical jump) hingga 8%, dan kecepatan sprint 30 meter sebesar 2–4% (p < 0,05). Beberapa studi juga melaporkan adanya peningkatan stabilitas dan aktivasi otot inti (core activation) yang signifikan dibandingkan metode peregangan statis. Secara fisiologis, peningkatan performa tersebut berkaitan dengan peningkatan aktivitas refleks spinal, kontraktilitas otot, serta potensi saraf motorik yang lebih optimal setelah fase raise–activate–mobilize–potentiate (RAMP). Dengan demikian, dynamic warm-up terbukti efektif sebagai strategi pra-latihan yang tidak hanya meningkatkan performa fungsional, tetapi juga menurunkan risiko cedera otot akibat ketidaksiapan jaringan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hani Dza Izzatul Mecca, Dini Nur Alpiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




