PENGARUH EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN IVA DI PUSKESMAS PEMURUS BARU TAHUN 2025
Keywords:
IVA, Media Audiovisual, Pengetahuan, WUSAbstract
Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita usia subur (WUS) di Indonesia. Meskipun pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) direkomendasikan sebagai metode deteksi dini, cakupan pelaksanaannya di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Baru masih rendah (0,1%). Rendahnya partisipasi salah satunya dipengaruhi faktor pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang pemeriksaan IVA. Edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual dipandang sebagai pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel terdiri dari 30 wanita usia subur yang telah menikah di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Baru tahun 2025. Intervensi berupa edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media audiovisual. Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Edukasi audiovisual meningkatkan pengetahuan WUS tentang pemeriksaan IVA, ditandai peningkatan kategori baik dari 10,0% menjadi 76,7% dan hilangnya kategori pengetahuan kurang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan dengan nilai signifikansi p < 0,001. Kesimpulan: Edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media audiovisual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan IVA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Via Atvianti, Vonny Khresna Dewi , Rita Kirana , Rafidah Rafidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




