PENGARUH PMT BERBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP KENAIKAN BB PADA BALITA UNDERWEIGHT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KURAU
Keywords:
Balita, Berat Badan, Underweight, PMT, Pangan Lokal.Abstract
Latar belakang: Underweight pada balita masih menjadi masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, serta meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Pemerintah telah mengimplementasikan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal sebagai upaya perbaikan status gizi balita. Namun, di wilayah kerja Puskesmas Kurau, meskipun program PMT telah dilaksanakan sejak tahun 2023, jumlah balita underweight justru mengalami peningkatan, kondisi tersebut menjadi dasar perlunya evaluasi efektivitas PMT berbahan pangan lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PMT berbahan pangan lokal terhadap kenaikan berat badan balita underweight di wilayah kerja Puskesmas Kurau tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest, dan analisis statistik dilakukan menggunakan paired t-test untuk menguji perbedaan berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Sampel berjumlah 38 balita underweight usia 6–59 bulan yang dipilih melalui teknik total sampling. Intervensi PMT diberikan selama 28 hari. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata berat badan dari 10,42 kg menjadi 10,69 kg setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan ada pengaruh signifikan pemberian PMT berbahan pangan lokal terhadap peningkatan berat badan balita underweight. Kesimpulan: Pemberian PMT berbahan pangan lokal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan balita underweight.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hidayatinnajah Hidayatinnajah, Rusmilawaty Rusmilawaty, Hj. Tri Tunggal , Yuniarti Yuniarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




