A HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN LAMANYA BERLAYAR TERHADAP PERILAKU SEKSUAL BERESIKO HIV ANAK BUAH KAPAL (ABK) DI PELABUHAN WILAYAH KERJA BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN PANGKALPINANG TAHUN 2025
Keywords:
Anak Buah Kapal, HIV, Stres, Durasi Berlayar, Perilaku Seksual Berisiko.Abstract
Perilaku seksual berisiko menjadi salah satu faktor utama penularan HIV/AIDS, khususnya pada kelompok berisiko tinggi seperti Anak Buah Kapal (ABK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dan lamanya durasi pelayaran terhadap perilaku seksual berisiko HIV pada ABK di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 73 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner STBP 2018–2019 untuk menilai perilaku seksual berisiko. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dan perilaku seksual berisiko HIV (p = 0,001), serta antara lamanya berlayar dan perilaku seksual berisiko HIV (p = 0,008). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres dan semakin lama durasi pelayaran, semakin besar kecenderungan ABK melakukan perilaku seksual berisiko.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arief Kristanto, Arjuna Arjuna Arjuna , Tasya Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




