BAHAYA TOXIC PARENTING BAGI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIVERSITAS SANATA DHARMA

Authors

  • Finna Argyanti Universitas Sanata Dharma
  • Prias Hayu Purbaning Tyas Universitas Sanata Dharma

Keywords:

Toxic Parenting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui berbagai faktor yang melatarbelakangi terjadinya toxic parenting dalam keluarga mahasiswa, baik dari aspek sosial, ekonomi maupun perubahan pola asuh di era modern, (2) mengetahui konsekuensi jangka panjang dari toxic parenting yang dialami mahasiswa, termasuk pengaruhnya terhadap perkembangan fisik, kesehatan mental, emosional, serta pembentukkan karakter dan kepribadian mahasiswa dari masa kanak - kanak hingga dewasa. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif yang bersifat deskriptif interpretatif . Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap dua subjek penelitian yang mengalami toxic parenting dalam lingkup keluarga. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, yang diubah dalam bentuk naratif, transkrip verbatim, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua subjek dapat bertahan serta dapat berkembang dengan cara masing - masing dalam lingkungan yang toxic. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) Kedua subjek memiliki caranya masing - masing dalam mereka menerima dan melalui peristiwa yang pahit terjadi dalam kehidupan,lalu memiliki penanganan koping yang berbeda, dimana dari penderitaan yang dialami membentuk setiap subjek menjadi seorang yang tangguh, kuat dan tidak menyerah akan masa depan. (2) Faktor yang melatarbelakangi terjadinya toxic parents dalam kedua subjek ialah pola asuh yang tidak sehat, diperkuat dengan perceraian, komunikasi yang tidak baik dan ekonomi menciptakan ketidakstabilan dalam lingkup setiap keluarga.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Argyanti, F., & Tyas , P. H. P. (2026). BAHAYA TOXIC PARENTING BAGI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIVERSITAS SANATA DHARMA. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 4(1), 181–187. Retrieved from https://jurnal.kolibi.id/index.php/cendikia/article/view/260