PERAN DĀNA DAN KEGIATAN SOSIAL BUDDHIS DALAM MEMBANGUN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL BAGI MASYARAKAT MODERN
Keywords:
Dāna; kegiatan sosial Buddhis; kesejahteraan spiritual; welas asih; keterlibatan sosial; eudaimonic well-being; Buddhisme modernAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran dāna dan kegiatan sosial Buddhis dalam membangun kesejahteraan spiritual masyarakat modern melalui pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif. Fokus penelitian diarahkan pada pengalaman batin, motivasi, serta pemaknaan spiritual umat Buddhis dalam menjalankan praktik dāna dan aktivitas prososial di lingkungan komunitas. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dāna dipahami bukan sekadar pemberian material, tetapi sebagai sarana pemurnian batin yang mengikis keterikatan dan menumbuhkan welas asih. Sementara itu, kegiatan sosial Buddhis berfungsi sebagai media aktualisasi nilai karuṇā dan mettā, yang memperkuat rasa makna hidup, solidaritas sosial, serta hubungan spiritual antaranggota komunitas. Praktik ini juga terbukti meningkatkan eudaimonic well-being berupa ketenangan mental, rasa syukur, dan pemahaman mendalam terhadap ajaran Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi kajian spiritualitas religius dan prososialitas, serta implikasi praktis bagi pengembangan program sosial Buddhis yang berkelanjutan dan transformatif. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lanjutan dengan cakupan komunitas yang lebih luas untuk memperkaya pemahaman mengenai hubungan antara praktik keagamaan dan kesejahteraan spiritual di era modern.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ary Sugata, Kurniawan Santoso , Kabri Kabri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




