STRATEGI KYAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER MODERAT PADA SANTRI ERA MEDIA SOSIAL DI PONDOK MODERN DARUL KHOIROT MALANG
Keywords:
Kyai, moderasi beragama, karakter santri, pesantren, media sosial.Abstract
Perkembangan media sosial pada era digital telah membawa dampak signifikan terhadap pola pikir dan perilaku generasi muda, termasuk santri di lingkungan pesantren. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional dituntut untuk mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sebagai benteng terhadap potensi radikalisme dan intoleransi yang sering beredar melalui ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kyai dalam membentuk karakter moderat santri di Pondok Pesantren Modern Darul Khoirot Tirtoyudo, Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai memiliki peran sentral sebagai figur moral, pemimpin spiritual, dan pengarah kebijakan pendidikan pesantren. Strategi yang diterapkan meliputi: internalisasi nilai melalui motto pesantren “dari dan untuk semua golongan,” klarifikasi isu intoleransi dalam forum pengajian, penguatan literasi digital, pembiasaan melalui kegiatan sosial bersama masyarakat, serta keteladanan kyai dalam komunikasi publik yang santun dan antikekerasan. Strategi tersebut terbukti efektif dalam membentuk karakter santri yang inklusif, toleran, kritis terhadap informasi digital, serta mampu menolak paham ekstremisme. Penelitian ini menegaskan bahwa pesantren tetap relevan sebagai pusat moderasi Islam di tengah tantangan era media sosial.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mar'atul Fitriayu Azizah, Ishmah Syafi'ulloh , Wesil Arisih , Hesim Muzedi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




